Kesehatan

Tujuh Kebiasaan untuk Membuat Rambut Lebih Sehat dan Bervolume

Mendapatkan rambut yang tebal dan sehat menjadi impian banyak orang. Meskipun tidak ada cara instan, ada beberapa kebiasaan yang dapat meningkatkan kesehatan rambut secara bertahap.

J
Jonathan Michael Saputra
02 July 2026 68 pembaca
Tujuh Kebiasaan untuk Membuat Rambut Lebih Sehat dan Bervolume
Sumber gambar: lifestyle.kompas.com

Rambut yang tampak tebal dan sehat adalah keinginan banyak orang. Meskipun tidak ada metode cepat untuk membuat rambut menjadi lebih lebat, terdapat beberapa kebiasaan sehari-hari yang dapat membantu meningkatkan kesehatan rambut, sehingga penampilannya menjadi lebih bervolume seiring waktu. Para ahli dermatologi dan penata rambut menyatakan bahwa ketebalan rambut dipengaruhi oleh kesehatan folikel, batang rambut, dan kondisi kulit kepala. Dengan perawatan yang tepat, rambut dapat tumbuh lebih kuat dan tidak mudah patah. Berikut adalah tujuh kebiasaan yang direkomendasikan oleh para ahli.

1. Penuhi Kebutuhan Nutrisi

Asupan makanan yang bergizi adalah dasar penting untuk menjaga kesehatan rambut. Kekurangan zat besi, vitamin D, protein, dan nutrisi penting lainnya dapat menyebabkan rambut rontok dan mudah patah, sehingga terlihat semakin tipis. Dokter spesialis kulit Dhaval G. Bhanusali menjelaskan bahwa berbagai kekurangan nutrisi dapat menjadi penyebab rambut menipis. "Berbagai kekurangan nutrisi dapat menyebabkan rambut rontok dan batang rambut mudah patah,” ujarnya. Ia juga menyarankan agar seseorang melakukan pemeriksaan medis jika penipisan rambut berlangsung lama, dengan memeriksa kadar zat besi, vitamin D, fungsi tiroid, dan faktor medis lainnya.

2. Lakukan Pijatan Kulit Kepala Secara Rutin

Memijat kulit kepala selama beberapa menit setiap hari dapat meningkatkan aliran darah ke folikel rambut. Sirkulasi yang lebih baik memungkinkan folikel mendapatkan oksigen dan nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan rambut yang lebih sehat. "Memijat kulit kepala meningkatkan aliran darah yang membantu menghasilkan rambut yang sehat. Pijatan juga dapat meregangkan folikel rambut sehingga rambut tumbuh lebih tebal,” kata Dermatolog Akis Ntonos. Pijatan dapat dilakukan dengan ujung jari saat keramas atau sebelum mandi dengan gerakan memutar yang lembut.

3. Lindungi Rambut dari Paparan Sinar Matahari

Rambut juga dapat mengalami kerusakan akibat paparan sinar ultraviolet (UV). Paparan yang berlebihan dapat membuat batang rambut kering, rapuh, kusam, dan lebih mudah patah, sehingga terlihat lebih tipis. "Sinar UV memicu terbentuknya radikal bebas pada batang rambut yang merusak ikatan rambut. Akibatnya rambut menjadi lebih tipis, mudah patah, dan warnanya memudar,” jelas penata rambut Michael Van Clarke. Oleh karena itu, disarankan untuk menggunakan topi, syal, atau produk pelindung rambut saat beraktivitas di bawah sinar matahari dalam waktu lama.

4. Kelola Stres

Stres berkepanjangan dapat meningkatkan hormon kortisol yang berdampak pada siklus pertumbuhan rambut. Kondisi ini dapat memicu telogen effluvium, yaitu kerontokan rambut yang terjadi setelah seseorang mengalami tekanan fisik atau emosional. Mengelola stres melalui olahraga, tidur yang cukup, meditasi, atau aktivitas relaksasi lainnya dapat membantu menjaga pertumbuhan rambut tetap optimal dan mengurangi risiko kerontokan.

5. Kurangi Penggunaan Alat Styling Bersuhu Tinggi

Penggunaan alat styling seperti catokan, curling iron, dan hair dryer dengan suhu tinggi secara berlebihan dapat menghilangkan kelembapan rambut. Seiring waktu, batang rambut menjadi rapuh, mudah bercabang, dan tampak semakin tipis. Jika perlu menggunakan alat styling, sebaiknya aplikasikan pelindung panas terlebih dahulu dan batasi frekuensi penggunaannya agar struktur rambut tetap terjaga.

6. Jaga Kelembapan Kulit Kepala

Kulit kepala yang terlalu kering atau dipenuhi penumpukan produk dapat mengganggu pertumbuhan rambut baru. Hindari mencuci rambut terlalu sering, penggunaan sampo dengan kandungan sulfat tinggi, dan penggunaan dry shampoo secara berlebihan. Sebaliknya, rawat kulit kepala dengan produk yang melembapkan dan pastikan sisa produk rambut dibersihkan secara menyeluruh agar folikel tetap sehat.

7. Sisir Rambut dengan Lembut dan Gunakan Masker Rambut

Cara menyisir yang terlalu kasar dapat meningkatkan risiko rambut patah. Sebaiknya gunakan sisir bergigi jarang dan hindari menyisir rambut saat masih basah karena saat itu rambut lebih rentan rusak. Selain itu, gunakan masker rambut atau perawatan deep conditioning seminggu sekali. Kandungan seperti shea butter, argan oil, atau keratin dapat membantu memperbaiki kerusakan batang rambut sehingga rambut tampak lebih kuat, sehat, dan bervolume.

Artikel Terkait