North West, yang dikenal dengan gaya berpakaian eksentriknya, terus mengekspresikan diri melalui fesyen. Putri dari Kim Kardashian dan Kanye West ini sering kali menarik perhatian dengan pilihan warna rambut, pakaian, dan riasan wajah yang mencolok. Dalam hal ini, keputusan North untuk menambah tindik di jari dan tangannya didukung oleh Kim, meskipun hal ini menuai kritik dan peringatan dari para dokter mengenai risiko yang mungkin terjadi.
Risiko Tindik Tangan yang Perlu Diketahui
Tindik yang dikenakan North West dapat membawa berbagai risiko komplikasi, terutama bagi anak-anak. North pertama kali menunjukkan tindik dermal di jari tengahnya pada September tahun lalu ketika berusia 12 tahun. Sejak awal 2026, jumlah tindik yang dimilikinya semakin bertambah, seiring dengan perilisan lagu debutnya yang berjudul "Piercing on My Hand."
Dokter spesialis kulit, Corey Hartman, yang juga merupakan pendiri Skin Wellness Dermatology, mengungkapkan bahwa prosedur ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan dalam jangka panjang. "Dalam jangka panjang, tindik seperti ini dapat menyebabkan jaringan parut hipertrofik, hiperpigmentasi, perubahan bentuk, hingga hilangnya fungsi pada bagian tubuh yang ditindik, terutama pada pasien dengan kulit yang sangat kaya melanin seperti North West," jelasnya.
Komplikasi dan Risiko Lainnya
Berbeda dengan tindik telinga, tindik di tangan yang dilakukan North merupakan gabungan dari dermal piercing dan surface piercing, yang lebih kompleks. Dermal piercing memanfaatkan jangkar kecil yang ditanam di bawah kulit, sehingga perhiasan tampak mengambang. Sementara, surface piercing menghubungkan dua lubang tindik di bawah lapisan kulit dengan batang logam. Struktur ini membuat tubuh lebih mudah menganggap perhiasan sebagai benda asing, yang dapat menyebabkan penolakan atau rejection.
Corey juga menambahkan bahwa komplikasi seperti hipergranulasi dapat terjadi, ditandai dengan munculnya benjolan merah di sekitar area tindik akibat penggunaan perhiasan yang terlalu ketat. Lokasi tindik di tangan juga menambah risiko, mengingat tangan memiliki banyak tendon, saraf, dan pembuluh darah yang saling berdekatan. Jika tindik terlalu dalam, dapat mengganggu fungsi tendon dan, dalam kasus yang parah, dapat mengakibatkan hilangnya fungsi normal tangan secara permanen.
Risiko ini semakin meningkat jika prosedur dilakukan oleh orang yang tidak berpengalaman, menggunakan peralatan yang tidak steril, atau di tempat yang tidak memenuhi standar kebersihan. Oleh karena itu, Corey menyarankan agar orang tua mempertimbangkan dengan matang sebelum mengizinkan anak-anak melakukan modifikasi tubuh permanen.
Corey menekankan pentingnya mempertimbangkan kematangan psikologis anak, risiko permanen, kemungkinan efek samping, serta pengalaman dan reputasi penindik. "Jika keinginannya masih ada saat mereka berusia 18 tahun, mereka bisa mempertimbangkannya kembali saat itu," tuturnya.