Kesehatan

Mengenal Viknes Waren, Mantan Pebasket yang Kini Bersinar di Dunia Fashion

Viknes Waren Mahaputra, seorang mantan pebasket asal Yogyakarta, kini menjelma menjadi model internasional yang sukses, dengan penampilan terbaru di peragaan Jacquemus di Prancis.

D
Danendra Surya
09 July 2026 75 pembaca
Mengenal Viknes Waren, Mantan Pebasket yang Kini Bersinar di Dunia Fashion
Sumber gambar: lifestyle.kompas.com

Viknes Waren Mahaputra, yang kini berusia 25 tahun, tampil memukau di runway berbagai rumah mode internasional, termasuk di peragaan Jacquemus Spring/Summer 2027 yang berlangsung di Île-Rousse, Pulau Corsica, Prancis, pada tanggal 29 Juni 2026. Penampilannya tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara Paris Fashion Week musim ini. Selain menjadi model untuk koleksi Jacquemus yang dirancang oleh Simon Porte Jacquemus, Viknes juga berjalan di runway Officine Générale, Junya Watanabe, dan Yohji Yamamoto.

Sebelum terjun ke dunia fashion, Viknes menghabiskan masa remaja di Yogyakarta sebagai pebasket saat bersekolah di SMA Budi Mulia Dua. Dalam wawancaranya, ia mengungkapkan bahwa setelah lulus SMA, ia lebih banyak menghabiskan waktu untuk melukis dan tidak pernah membayangkan untuk menjadi model.

Perjalanan dari Basket ke Fashion

Viknes lahir di Bandar Lampung dan pindah ke Yogyakarta saat masih di bangku kelas 5 SD. Di kota tersebut, ia menghabiskan masa remajanya hingga lulus SMA sebelum melanjutkan hidup di Jakarta dan kini menetap di Bali. "Sebelum modeling, aku sempat disibukkan dengan latihan basket. Tapi setelah lulus SMA, aku lebih banyak berkesenian di rumah, saat itu masih fokus dengan lukisan," jelasnya.

Ketertarikan Viknes terhadap seni tetap ada, dan hingga kini, ia masih meluangkan waktu untuk melukis di tengah kesibukannya sebagai model. Karier modelingnya dimulai pada tahun 2021 setelah pandemi Covid-19 dengan bergabung bersama Persona Management di Jakarta. Ia mengakui bahwa perjalanan kariernya tidak instan, dan ia berkembang secara perlahan hingga mendapatkan kesempatan lebih besar, termasuk menjadi ikon Jakarta Fashion Week.

Dukungan Keluarga dan Filosofi Fashion

Viknes menyatakan bahwa dukungan dari keluarganya menjadi salah satu fondasi terpenting dalam hidupnya. Meskipun orangtuanya tidak terlibat dalam industri kreatif, mereka selalu memberikan kebebasan kepada anak-anaknya untuk memilih jalan hidup masing-masing. "Kami satu keluarga sangat dekat satu sama lain. Dukungan dan kebebasan yang diberikan orangtua sedari kecil sangat amat penting dan aku sangat hargai," tuturnya.

Dalam kesehariannya, Viknes lebih menyukai pakaian yang sederhana, elegan, dan nyaman. Ia melihat fashion bukan hanya sekadar tren, melainkan sebagai sarana untuk mengekspresikan diri. "Fashion merupakan alat untuk menunjukkan sedikit identitas diri seseorang dengan cara yang sangat menyenangkan. Ini adalah instrumen untuk mengekspresikan diri tanpa kata-kata," ungkapnya. Ia juga percaya bahwa cara berpakaian dapat meningkatkan rasa percaya diri seseorang.

Dari pengalaman di lapangan basket hingga panggung fashion internasional, Viknes menyimpulkan bahwa tidak ada yang tidak mungkin jika sudah berada di jalur yang tepat. "Tidak ada yang tidak mungkin ketika memang sudah jalannya," tutupnya.

Artikel Terkait