Cuaca yang cerah memang menyenangkan untuk beraktivitas di luar ruangan. Namun, saat suhu udara sangat tinggi seperti beberapa minggu terakhir, rambut dapat menjadi lebih rentan terhadap kerontokan. Paparan sinar matahari yang terik, suhu yang tinggi, dan kelembapan yang ekstrem dapat berdampak negatif pada kesehatan rambut. Meskipun kerontokan rambut akibat cuaca panas umumnya bersifat sementara, perubahan ketebalan rambut dapat menimbulkan kecemasan. Beruntungnya, kondisi ini tidak selalu menunjukkan adanya masalah kebotakan permanen yang perlu dikhawatirkan.
Penyebab Kerontokan Rambut di Cuaca Panas
Menurut dokter kulit Brendan Camp, MD, kerontokan rambut atau alopesia biasanya ditandai dengan penipisan rambut akibat terganggunya siklus pertumbuhan normal. Kerontokan ini dapat terjadi secara perlahan atau mendadak di berbagai area tubuh, terutama di kulit kepala. "Ada beberapa penyebab kerontokan rambut, termasuk penuaan, perubahan hormonal, genetika, kekurangan nutrisi, kondisi medis yang mendasarinya, kehamilan, pengobatan, dan peristiwa stres yang signifikan," ungkap dr. Camp. Salah satu jenis kerontokan yang sering dijumpai adalah alopesia androgenetik, yang menyebabkan rambut menipis secara bertahap dan memengaruhi puluhan juta orang. "Kondisi ini disebabkan oleh pengaruh hormonal dan genetik, di mana pada wanita, garis rambut tidak terpengaruh, tetapi ada penipisan yang terjadi di bagian atas kulit kepala," tambahnya.
Dampak Suhu Tinggi pada Kulit Kepala
Ketika cuaca sangat panas, risiko kerontokan rambut dapat meningkat. Dokter kulit dan ahli bedah MOHS Michelle Henry, MD, menjelaskan bahwa hal ini merupakan bagian dari siklus yang normal. "Kelembapan dan penumpukan keringat dapat menyumbat folikel rambut dan menyebabkan iritasi pada kulit kepala, yang dapat mengakibatkan kerusakan dan kerontokan rambut," jelas dr. Henry. Aktivitas berenang untuk mendinginkan diri juga dapat mempengaruhi kekuatan helai rambut, karena klorin dan air garam dapat membuat rambut lebih rapuh dan mudah patah.
Untuk mengetahui apakah kerontokan rambut disebabkan oleh cuaca panas, perhatikan kapan masalah ini mulai muncul dan berapa lama berlangsung. Kerontokan rambut tidak terjadi secara instan, melainkan dapat muncul berminggu-minggu setelah terpapar suhu tinggi. Menurut dr. Henry, rambut yang rontok dalam kondisi ini biasanya akan tumbuh kembali dalam beberapa bulan, sehingga tidak akan menyebabkan kebotakan permanen yang ekstrem.
Cara Merawat Rambut di Suhu Ekstrem
Untuk meminimalisir masalah kerontokan rambut, penting untuk menjaga hidrasi tubuh dengan baik. Hindari penggunaan produk perawatan rambut yang mengandung bahan keras. Dr. Camp menyarankan untuk memilih sampo dan kondisioner yang lembut, tanpa pewangi, pewarna, atau sulfat, agar kulit kepala tidak mengalami iritasi. Ia juga merekomendasikan penggunaan alat pijat untuk kulit kepala. Selain itu, kurangi penggunaan alat penata rambut yang menghasilkan panas dan gunakan produk pelindung panas. Saat berenang, basahi rambut terlebih dahulu agar batang rambut tidak menyerap terlalu banyak klorin. "Dan kenakan topi untuk membatasi kerusakan akibat faktor lingkungan," imbau dr. Camp. Penggunaan obat oles seperti minoxidil juga dapat merangsang pertumbuhan rambut, meskipun harus digunakan setidaknya selama tiga hingga empat bulan sebelum terpapar suhu panas yang ekstrem.
Jika keluhan kerontokan rambut tidak kunjung mereda meskipun telah melakukan perawatan, segera konsultasikan dengan dokter kulit untuk mencari tahu penyebab utamanya. "Hal ini terutama berlaku untuk kerontokan yang berlangsung lebih dari beberapa bulan, atau jika disertai rasa gatal atau peradangan," kata dr. Henry.