Kesehatan

Mengapa Meskipun Hidup Sehat, Tubuh Tetap Mudah Lelah?

Banyak orang yang menjalani pola hidup sehat masih merasa lelah. Berbagai faktor dapat menyebabkan kondisi ini, meskipun mereka sudah berolahraga dan makan dengan baik.

D
Danendra Surya
15 July 2026 76 pembaca
Mengapa Meskipun Hidup Sehat, Tubuh Tetap Mudah Lelah?
Sumber gambar: lifestyle.kompas.com

Kesehatan tubuh sering kali dihubungkan dengan pola makan yang baik, olahraga teratur, dan istirahat yang cukup. Namun, banyak individu yang masih merasakan kelelahan yang berkepanjangan meskipun telah menerapkan gaya hidup sehat. Menurut Dr. Pooja Pillai, seorang Konsultan Penyakit Dalam di Aster CMI Hospital Bengaluru, kelelahan tidak selalu disebabkan oleh kurangnya aktivitas fisik atau pola makan yang tidak baik.

Faktor Penyebab Kelelahan yang Tersembunyi

Dr. Pillai menjelaskan bahwa ada banyak faktor tersembunyi yang dapat menyebabkan seseorang merasa lelah, meskipun mereka sudah menjalani kebiasaan sehat. "Sebagian orang tetap merasa lelah meski sudah menjalani gaya hidup sehat karena kelelahan dapat memiliki banyak penyebab tersembunyi di luar pola makan dan olahraga," ungkapnya. Kualitas tidur yang buruk dapat menjadi salah satu penyebab utama, di mana tidur yang cukup tidak selalu menjamin pemulihan yang optimal bagi tubuh, sehingga seseorang tetap merasa lelah saat bangun di pagi hari.

Selain itu, stres, kecemasan, dehidrasi, serta kekurangan nutrisi seperti zat besi, vitamin D, dan vitamin B12 dapat menghambat produksi energi dalam tubuh. Kondisi ini sering kali berkembang tanpa disadari, karena gejalanya muncul secara bertahap. Gangguan hormonal, terutama yang terkait dengan kelenjar tiroid, juga dapat memperlambat metabolisme, menyebabkan tubuh terasa lesu meskipun aktivitas sehari-hari tidak terlalu berat.

Penyakit Terkait Kelelahan

Kelelahan yang berkepanjangan bisa menjadi indikasi adanya masalah kesehatan yang memerlukan perhatian medis. Beberapa kondisi seperti anemia, diabetes, sleep apnea, infeksi, dan masalah jantung dapat menjadi penyebab kelelahan yang terus-menerus. Dr. Pillai menekankan bahwa olahraga yang berlebihan tanpa waktu pemulihan yang cukup justru dapat menyebabkan kelelahan, bukan meningkatkan kebugaran. Oleh karena itu, penting untuk menjaga keseimbangan antara aktivitas fisik dan waktu istirahat.

Walaupun merasa lelah sesekali adalah hal yang wajar, ada beberapa kondisi yang sebaiknya tidak diabaikan. Dr. Pillai merekomendasikan untuk segera berkonsultasi dengan dokter jika rasa lelah berlangsung selama beberapa minggu atau disertai gejala lain seperti sesak napas, pusing, nyeri dada, penurunan berat badan tanpa sebab jelas, kesulitan berkonsentrasi, suasana hati yang terus menurun, atau gangguan tidur. "Jika rasa lelah mengganggu aktivitas sehari-hari atau tidak membaik meski sudah beristirahat, diperlukan pemeriksaan medis untuk menemukan penyebab yang mendasarinya dan memulai penanganan sedini mungkin," imbaunya.

Untuk mencegah kelelahan, Dr. Pillai menyarankan agar menjaga jam tidur yang teratur, mencukupi kebutuhan cairan, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, mengelola stres, dan membatasi asupan kafein. Menghindari penggunaan perangkat elektronik sebelum tidur, memberikan jeda istirahat saat bekerja, serta menjalani pemeriksaan kesehatan secara berkala juga sangat dianjurkan. Dengan cara ini, kekurangan nutrisi maupun penyakit tertentu dapat terdeteksi lebih awal, sehingga penanganan dapat dilakukan sebelum masalah menjadi lebih serius.

Artikel Terkait