Kesehatan

Manfaat Rutin Menggunakan Benang Gigi untuk Kesehatan dan Umur Panjang

Menggunakan benang gigi secara rutin terbukti dapat meningkatkan kesehatan mulut dan berkontribusi pada umur panjang. Kebiasaan ini membantu mencegah berbagai masalah kesehatan yang lebih serius.

A
Ahmad Fauzan
04 July 2026 78 pembaca
Manfaat Rutin Menggunakan Benang Gigi untuk Kesehatan dan Umur Panjang
Sumber gambar: lifestyle.kompas.com

Berbagai upaya dilakukan untuk mencapai kesehatan tubuh dan memperpanjang usia, mulai dari diet ketat hingga konsumsi suplemen. Namun, dalam tren gaya hidup sehat, terdapat satu kebiasaan sederhana yang sering diabaikan, yaitu membersihkan sela gigi dengan benang (flossing). Menyikat gigi dua kali sehari ternyata tidak cukup, karena sikat gigi hanya mampu membersihkan sekitar 60 persen dari permukaan gigi. Kotoran yang tersisa dapat memicu masalah kesehatan yang lebih serius.

"Membersihkan sela gigi dengan benang adalah langkah sederhana tetapi sangat penting. Cara ini ampuh menghancurkan tumpukan bakteri di sela-sela gigi yang mustahil dijangkau oleh sikat biasa," ungkap seorang periodontis.

Kaitkan Kebiasaan Flossing dengan Umur Panjang

Dengan rutin menggunakan benang gigi, seseorang dapat secara aktif mengurangi penumpukan bakteri, plak, dan peradangan pada gusi. Kebiasaan ini sangat penting untuk mencegah penyakit periodontal. Masalah kesehatan ini tidak boleh dianggap remeh, karena jaringan lunak di sekitar gigi juga memerlukan perhatian. Celah antara gusi dan gigi sangat rentan menjadi pintu masuk bagi kuman.

"Batas antara gusi dan gigi dilapisi oleh salah satu jaringan tubuh yang paling mudah tertembus," jelas seorang dokter gigi. "Area ini dipenuhi pembuluh darah, yang berarti bakteri apa pun di sana punya jalur masuk yang sangat langsung ke aliran darah," tambahnya.

Menurunkan Risiko Penyakit Serius

Selain menjaga penampilan senyum, penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan ini juga berkaitan dengan penurunan risiko penyakit seperti demensia, Alzheimer, dan stroke. Sebuah studi besar yang melibatkan lebih dari 5.000 orang lanjut usia menemukan bahwa mereka yang tidak menggunakan benang gigi memiliki risiko kematian yang lebih tinggi, hingga 30 persen, dibandingkan dengan mereka yang rutin melakukannya setiap hari.

"Bakteri Porphyromonas gingivalis yang bersarang di mulut bisa menginfeksi gusi, memicu peradangan, serta menyebabkan penyakit gusi," kata seorang dokter spesialis umur panjang. Bakteri ini sering ditemukan pada plak yang dapat menyebabkan serangan jantung dan juga ditemukan di jaringan otak pasien Alzheimer. Oleh karena itu, menghentikan pertumbuhannya dari sumbernya adalah langkah yang tepat.

"Jika kamu tidak rutin memakai benang gigi, bakteri ini bisa masuk ke aliran darah dan memicu kerusakan pembuluh darah," lanjutnya. Hal ini bisa menyebabkan terbentuknya gumpalan darah kecil yang berpotensi menyebabkan serangan jantung atau stroke.

Meredam Peradangan Sistemik

Membersihkan sela-sela gigi juga terbukti dapat menekan laju peradangan pada area gusi. Dengan mencegah radang gusi, kita juga dapat mencegah kerusakan pembuluh darah yang dapat menyebar ke seluruh tubuh. Jika kebiasaan ini diabaikan, peradangan dapat berkembang tanpa disadari.

"Penyakit gusi kronis menciptakan beban peradangan sistemik yang memengaruhi hampir semua kategori penyakit utama," kata dokter gigi tersebut. Meskipun menggunakan benang gigi bukan satu-satunya cara untuk mencegah penyakit, hal ini menunjukkan pentingnya menjaga kebersihan mulut untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Panduan Menggunakan Benang Gigi

Bagi yang belum terbiasa, sekarang adalah waktu yang tepat untuk memulai kebiasaan ini. Para ahli merekomendasikan untuk menggunakan benang gigi pada malam hari, sebelum tidur, karena mulut akan tertutup selama enam hingga delapan jam. "Membersihkan tumpukan bakteri sebelum tidur jauh lebih penting daripada melakukannya setelah sarapan," saran seorang dokter gigi.

Dokter tersebut juga merekomendasikan penggunaan benang tradisional dibandingkan alat penyemprot air, karena benang lebih efektif menjangkau sela-sela di bawah garis gusi. Pastikan untuk menggunakan teknik yang benar saat menggunakannya. "Lengkungkan benangnya hingga membentuk huruf 'C' di sekitar pangkal setiap gigi, lalu gerakkan perlahan ke atas dan ke bawah," jelasnya.

Dengan memperhatikan kebersihan mulut, kita dapat mengurangi risiko penyakit jantung, yang merupakan penyebab kematian utama, dan berkontribusi pada harapan hidup yang lebih panjang.

Artikel Terkait