Lifestyle

Kembali Populer, Kuku Gemstone dan Cara Memakainya dengan Elegan

Setelah tren kuku minimalis mendominasi, hiasan kuku dengan gemstone kini kembali menjadi favorit. Gaya ini menawarkan sentuhan playful dan nostalgia, serta cara baru untuk mengekspresikan diri.

L
Luthfi Zaki Maulana
23 September 2026 58 pembaca
Ilustrasi Gem Nails(Instagram @nailsbyzola)
Ilustrasi Gem Nails(Instagram @nailsbyzola)

Setelah bertahun-tahun tren kuku yang lebih sederhana, kini kuku dengan hiasan gemstone kembali menjadi sorotan. Tren bedazzling, yang meliputi berbagai aksesori seperti casing ponsel berhiaskan rhinestone dan produk kecantikan, kini merambah ke dunia kuku. Gaya ini tidak hanya memberikan kesan ceria, tetapi juga menambah elemen personal pada penampilan.

Asal Usul Kembali Populernya Kuku Gemstone

Seperti banyak tren lainnya dalam dunia kecantikan dan mode, kebangkitan kuku bertabur gem ini dipicu oleh rasa nostalgia. Juli Russell, seorang seniman kuku, menyatakan bahwa saat ini kita melihat kebangkitan estetika dari akhir tahun 2000-an hingga awal 2010-an, yang ditandai dengan berbagai aksesori berkilau. Setelah lama didominasi oleh desain kuku yang minimalis, banyak orang kini merindukan kembali kilau yang pernah populer di era tersebut.

Namun, tren terbaru ini tidak hanya sekadar mengulangi gaya lama dengan rhinestone besar. Desain saat ini lebih cenderung menggunakan batu berukuran kecil yang ditempatkan secara strategis, sehingga warna dasar kuku tetap terlihat. Russell menjelaskan bahwa alih-alih menutupi seluruh kuku dengan rhinestone besar, tren sekarang lebih mengarah pada penggunaan gem berkualitas tinggi yang lebih kecil, dengan penempatan yang memperhatikan ruang kosong, sebaran acak, serta kelompok kecil gem yang dipadukan dengan gaya manikur yang lebih modern. Dengan demikian, kesan kilau yang nostalgik tetap ada, namun tampilannya lebih bersih dan elegan.

Ketahanan Kuku Bertabur Gem

Jika dipasang dengan benar, hiasan gem pada kuku dapat bertahan selama masa manikur itu sendiri. Russell menyebutkan bahwa untuk manikur gel, ketahanan bisa mencapai tiga hingga empat minggu. Namun, ukuran dan bentuk gem juga mempengaruhi daya tahannya. Gem yang besar dan mencolok lebih rentan untuk terlepas, terutama jika tangan sering digunakan untuk aktivitas berat. Sebaliknya, rhinestone kecil dan pipih biasanya menawarkan daya tahan yang lebih baik dan lebih kecil kemungkinannya untuk tersangkut pada benda lain.

Untuk melepas hiasan gem dengan aman, sangat penting untuk tidak mencabut atau mengelupasnya secara paksa. Untuk manikur gel, cara terbaik adalah meminta bantuan profesional untuk melepas kristal dengan hati-hati sebelum menghilangkan sisa gel. Jika rhinestone ditempelkan langsung pada kuku atau di atas cat kuku biasa, Russell menyarankan untuk menempelkan kapas yang dibasahi aseton di atas kuku selama sekitar lima menit. Setelah perekat melunak, gem seharusnya bisa terlepas perlahan. Jika masih menempel, ulangi proses dengan aseton tanpa memaksanya lepas.

Kuku Palsu Sebagai Alternatif Praktis

Bagi mereka yang ingin tampil menawan untuk acara tertentu tanpa komitmen jangka panjang, kuku palsu tempel atau press-on bisa menjadi pilihan yang ideal. Menurut Russell, kuku bertabur gem adalah tampilan yang cukup mencolok, sehingga press-on sangat cocok untuk acara seperti pernikahan, liburan, atau pesta. Pengguna dapat membeli desain rhinestone yang sudah jadi atau menghias sendiri kuku palsu sebelum dipasang. Menghias kuku sebelum dipasang juga memberikan kebebasan untuk bereksperimen dengan penempatan gem tanpa harus menggunakan tangan yang tidak dominan. Setelah acara selesai, manikur ini dapat dilepas dengan mudah, sehingga pengguna bisa kembali ke warna kuku favorit mereka.

Artikel Terkait