Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memperkenalkan inovasi terbaru bernama "SUNTRACK-EDU", yang bertujuan untuk memanfaatkan energi surya sebagai sumber daya untuk lampu pintar dan media pembelajaran di pesantren Madiun. Peluncuran produk ini diadakan pada tanggal 17 Oktober 2023, di Pesantren Al-Muhajirin, Madiun, dengan harapan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan pesantren.
Manfaat Energi Surya dalam Pendidikan
Inovasi "SUNTRACK-EDU" ini dirancang untuk memberikan solusi energi yang ramah lingkungan, sekaligus meningkatkan aksesibilitas pendidikan. Dengan menggunakan teknologi panel surya, sistem ini dapat mengubah cahaya matahari menjadi energi listrik yang dapat digunakan untuk penerangan dan alat bantu belajar di pesantren. Hal ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada sumber energi konvensional dan biaya operasional yang tinggi.
Implementasi di Pesantren
Proyek ini melibatkan pelatihan bagi santri dan pengurus pesantren mengenai cara penggunaan dan pemeliharaan sistem energi surya. Dengan demikian, mereka tidak hanya mendapatkan manfaat dari penggunaan energi terbarukan, tetapi juga pengetahuan yang berguna untuk masa depan. "Kami ingin santri tidak hanya belajar dari buku, tetapi juga dari pengalaman langsung dalam memanfaatkan teknologi yang ada," ujar salah satu pengembang inovasi ini.
Dengan adanya "SUNTRACK-EDU", diharapkan pesantren di Madiun dapat menjadi contoh dalam penerapan teknologi ramah lingkungan yang sekaligus mendukung proses belajar mengajar. Inisiatif ini merupakan langkah nyata dalam mengintegrasikan pendidikan dengan keberlanjutan, serta mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi tantangan di masa depan.