Lifestyle

Empat Metode Efektif untuk Menenangkan Sistem Saraf Saat Menghadapi Stres

Menghadapi stres sering kali membuat seseorang merasa tegang dan sulit untuk rileks. Namun, terdapat beberapa cara yang dapat membantu menenangkan sistem saraf dan mengurangi ketegangan.

L
Luthfi Zaki Maulana
13 June 2026 6 pembaca
Empat Metode Efektif untuk Menenangkan Sistem Saraf Saat Menghadapi Stres
Sumber gambar: lifestyle.kompas.com

Kondisi di mana seseorang merasa kesulitan untuk benar-benar bersantai, meskipun sedang beristirahat, berkaitan erat dengan sistem saraf yang terus berada dalam keadaan siaga. Namun, ada berbagai metode yang dapat digunakan untuk menenangkan sistem saraf, seperti yang direkomendasikan oleh para ahli. Berikut adalah beberapa cara yang bisa diterapkan.

Pentingnya Memahami Fungsi Sistem Saraf

Sebelum membahas cara menenangkan sistem saraf, penting untuk memahami bagaimana sistem saraf berfungsi. Sistem saraf bertindak sebagai pusat komunikasi dalam tubuh, terus-menerus menerima informasi dari lingkungan sekitar dan dari dalam tubuh itu sendiri untuk menentukan apakah seseorang harus bersiap menghadapi ancaman atau dalam keadaan aman.

Menurut Nahid de Belgeonne, seorang penulis dan ahli strategi sistem saraf, sistem saraf juga belajar melalui pengulangan. Ketika seseorang terus-menerus terburu-buru, bekerja tanpa henti, dan jarang memberi diri mereka waktu untuk beristirahat, tubuh akan menganggap pola tersebut sebagai keadaan normal. "Stres bukan hanya masalah psikologis. Stres juga menjadi masalah fisiologis. Tubuh mulai menyesuaikan diri dengan ritme dan tuntutan hidup seseorang," jelas Nahid.

Strategi Mengurangi Ketegangan Sistem Saraf

Sering kali, seseorang dapat terlihat produktif dari luar, tetapi sebenarnya merasakan ketegangan, kelelahan, kesulitan tidur, atau tidak mampu beristirahat dengan baik. Untuk menghindari ketegangan pada sistem saraf, tidak perlu melakukan rutinitas yang rumit atau mengikuti tren wellness yang viral. Menurut Nahid, sistem saraf tidak merespons dengan baik terhadap tekanan yang disamarkan sebagai perawatan diri. "Orang-orang berusaha merawat sistem saraf mereka dengan energi yang sama yang sebelumnya membuat mereka kewalahan," ungkapnya.

1. Hindari Multitasking

Salah satu cara sederhana untuk membantu menyeimbangkan sistem saraf adalah dengan melakukan satu aktivitas dalam satu waktu. Nahid menjelaskan bahwa sistem saraf yang sehat tidak dibangun dari rutinitas yang sempurna atau selalu dioptimalkan. "Sistem saraf yang lebih sehat dibangun melalui hubungan yang lebih berkelanjutan dengan ritme hidup, istirahat, gerakan tubuh, teknologi, dan tekanan," tuturnya. Oleh karena itu, disarankan untuk menghindari multitasking, seperti makan tanpa membuka ponsel atau menonton film tanpa bermain media sosial.

2. Luangkan Waktu untuk Keheningan

Veronica Immink Gill, seorang ahli terapi tubuh, menyarankan untuk menciptakan momen tenang di antara aktivitas sehari-hari. Cara yang dapat dilakukan termasuk menggunakan pencahayaan lembut, mengurangi paparan layar, menikmati aroma menenangkan, atau berendam air hangat setelah beraktivitas. "Regulasi sistem saraf bukan tentang performa, melainkan memberi diri sendiri izin untuk berhenti sejenak, melunak, merasakan, dan bernapas kembali," kata Veronica.

3. Latih Pernapasan dan Coba Pengalaman Baru

Rob Rea, seorang praktisi pernapasan, menyebutkan bahwa pernapasan merupakan salah satu cara tercepat untuk memengaruhi kondisi sistem saraf. Ia merekomendasikan teknik pernapasan dengan embusan napas yang lebih panjang dibandingkan tarikan napas, seperti metode 4-6, untuk membantu mengaktifkan sistem saraf parasimpatik yang berperan dalam proses istirahat dan pemulihan tubuh. Selain itu, paparan suhu panas atau dingin secara terkontrol juga dapat membantu tubuh beradaptasi terhadap stres.

Ahli longevity, Michal Cohen-Sagi, menjelaskan bahwa paparan dingin dalam waktu singkat dapat melatih ketahanan tubuh terhadap stres, sedangkan paparan panas membantu tubuh lebih rileks dan memperlancar sirkulasi.

4. Bersenandung dan Berinteraksi Sosial

Aktivitas sederhana seperti bersenandung juga dapat membantu. Meskipun terlihat sepele, aktivitas ini dapat merangsang saraf vagus melalui getaran yang dihasilkan. "Sound bath, bersenandung, atau suara dengan frekuensi rendah dapat merangsang saraf vagus melalui getaran dan jalur pendengaran," kata Michal. Selain itu, menjalin hubungan sosial juga penting untuk membantu tubuh merasa aman. Bertemu teman, menghabiskan waktu dengan keluarga, atau berbincang ringan dengan orang terdekat dapat memicu pelepasan hormon oksitosin yang berkaitan dengan rasa nyaman dan tenang.

Artikel Terkait