Sejumlah perempuan merasa lebih nyaman tidur dengan mengenakan bra, sementara yang lainnya memilih untuk melepasnya sebelum tidur. Pertanyaannya, apakah tidur dengan bra dapat membahayakan kesehatan? Terdapat banyak mitos yang beredar, seperti anggapan bahwa penggunaan bra saat tidur dapat menghambat aliran darah atau meningkatkan risiko kanker payudara. Namun, para ahli menyatakan bahwa sebagian besar mitos tersebut tidak didukung oleh bukti ilmiah.
Kenyamanan saat Tidur
Menurut dr. Lucky Sekhon, seorang dokter spesialis obstetri dan ginekologi, tidur dengan bra dapat memberikan manfaat bagi perempuan yang merasa tidak nyaman akibat perubahan pada payudara. Hal ini sering terjadi ketika payudara membengkak akibat perubahan hormon, masa menyusui, atau saat menghentikan proses menyusui. Dalam kondisi tersebut, bra dapat memberikan dukungan tambahan yang mengurangi rasa tidak nyaman. Namun, manfaat ini lebih berkaitan dengan kenyamanan pribadi ketimbang manfaat kesehatan jangka panjang.
Banyak orang percaya bahwa tidur dengan bra dapat mencegah payudara kendur. Namun, dr. Heather Richardson, seorang ahli bedah payudara, menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada bukti yang menunjukkan bahwa penggunaan bra sepanjang malam dapat mempertahankan bentuk payudara. “Tidak ada bukti bahwa dukungan tambahan sepanjang malam memiliki pengaruh signifikan terhadap jaringan payudara,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa faktor genetik dan riwayat menyusui memiliki pengaruh yang jauh lebih besar terhadap bentuk payudara dibandingkan dengan kebiasaan menggunakan bra saat tidur.
Mitos dan Fakta Seputar Kesehatan Payudara
Salah satu mitos yang sering beredar adalah bahwa tidur dengan bra dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Namun, para ahli menegaskan bahwa tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim tersebut. Sekhon menekankan bahwa tidur mengenakan bra tidak menyebabkan gangguan sirkulasi darah, kanker payudara, maupun menghambat pertumbuhan payudara. “Berlawanan dengan rumor yang umum beredar, tidur dengan bra tidak mengganggu sirkulasi darah, tidak menyebabkan kanker payudara, dan tidak menghambat pertumbuhan payudara,” kata Sekhon. Oleh karena itu, perempuan tidak perlu khawatir jika merasa lebih nyaman tidur dengan bra. Di sisi lain, mereka yang memilih tidur tanpa bra juga tidak perlu takut bahwa bentuk payudara akan berubah akibat kebiasaan tersebut. Pilihan untuk menggunakan atau melepas bra saat tidur pada dasarnya lebih ditentukan oleh kenyamanan masing-masing individu.
Meskipun penggunaan bra saat tidur tidak berbahaya, tetap penting untuk memperhatikan kebersihan dan kenyamanan. Phoebe Kunitomi, pendiri merek pakaian dalam Okko, menyatakan bahwa bra yang kotor dapat menyebabkan masalah kulit. Minyak, keringat, dan bakteri yang menumpuk pada bra dapat memicu iritasi atau jerawat di area dada. Oleh karena itu, jika memilih untuk tidur dengan bra, sebaiknya gunakan bra yang bersih dan berbeda dari yang telah digunakan seharian. Para ahli juga menyarankan untuk memilih bra yang terbuat dari bahan lembut seperti katun atau bahan yang halus di kulit. Bra tanpa kawat sering kali dianggap lebih nyaman digunakan saat tidur karena tidak memberikan tekanan berlebih pada tubuh. Bagi yang menginginkan sedikit dukungan tetapi merasa bra terlalu ketat saat tidur, alternatif seperti tank top atau camisole yang pas di tubuh dapat menjadi pilihan.
Tidak ada aturan khusus yang mengharuskan seseorang untuk memakai atau melepas bra saat tidur. Selama pilihan tersebut memberikan kenyamanan, tidak menyebabkan iritasi, dan menjaga kebersihan pakaian yang digunakan, kedua pilihan tersebut sama-sama aman untuk kesehatan.