Aktris dan komedian Amy Schumer kembali menarik perhatian publik setelah membagikan foto dirinya mengenakan bikini dan pakaian renang yang menunjukkan perubahan fisiknya. Schumer mengungkapkan bahwa ia telah berhasil menurunkan berat badan sekitar 50 pon atau setara dengan 23 kilogram, namun menekankan bahwa alasan di balik diet yang dijalaninya bukanlah untuk mengejar penampilan yang menarik.
Menurut informasi yang diperoleh, keputusan untuk menurunkan berat badan ini diambil setelah ia didiagnosis dengan sindrom Cushing, sebuah kondisi yang disebabkan oleh tingginya kadar hormon kortisol dalam tubuh. Dalam sebuah unggahan di Instagram, Schumer menyatakan, "Aku tidak kehilangan 30 pon, tetapi 50 pon. Bukan supaya terlihat menarik, meski itu memang menyenangkan dan sifatnya sementara. Aku melakukannya untuk bertahan hidup."
Kesehatan yang Meningkat
Perempuan berusia 45 tahun ini menjelaskan bahwa sindrom Cushing telah menyebabkan wajahnya mengalami pembengkakan yang signifikan dan dapat berpotensi membahayakan kesehatan jika tidak ditangani. Ia juga menyatakan bahwa kondisinya kini telah membaik, yang berdampak positif pada kualitas hidupnya. Schumer menambahkan bahwa setelah penurunan berat badan, ia dapat kembali beraktivitas dengan putranya, Gene, dan mengatakan, "Aku sekarang bisa bermain kejar-kejaran dengan Gene."
Pada libur Hari Kemerdekaan Amerika Serikat, ia membagikan foto dirinya mengenakan baju renang biru, dan beberapa hari setelahnya, ia kembali mengunggah foto dengan bikini berwarna krem yang menampilkan bekas operasi caesar yang ia jalani saat melahirkan putranya pada tahun 2019. "Bekas operasi caesar ini seolah berkata, 'Ya, aku seorang pejuang'," tulisnya.
Pengalaman dengan Obat Penurun Berat Badan
Schumer juga berbicara tentang penggunaan obat penurun berat badan golongan GLP-1. Ia mengaku pernah mencoba Wegovy, namun mengalami efek samping yang cukup berat, sehingga memutuskan untuk menghentikannya. Dalam sebuah wawancara di acara Watch What Happens Live with Andy Cohen pada tahun 2023, ia menyatakan bahwa obat tersebut membuatnya merasa sangat mual hingga tidak bisa bermain dengan putranya, "Aku termasuk orang yang merasa sangat sakit. Aku bahkan tidak bisa bermain dengan anakku," ujarnya.
Namun, ia merasakan pengalaman yang berbeda ketika menggunakan Mounjaro. Dalam sebuah video yang diunggah di media sosial pada tahun 2025, Schumer mengungkapkan bahwa ia juga mendapatkan terapi estrogen dan progesteron setelah mengetahui bahwa ia sedang memasuki masa perimenopause. Ia menyatakan bahwa kombinasi terapi tersebut bersama penggunaan Mounjaro memberikan dampak positif dalam kehidupan sehari-harinya. "Gejala perimenopauseku hilang. Rambutku lebih lebat, kulitku lebih baik, energiku bertambah," katanya.
Meski membahas penggunaan obat penurun berat badan, Schumer menekankan bahwa motivasi utamanya adalah untuk memperbaiki kondisi kesehatan, bukan semata-mata untuk mengubah penampilan. Ia juga menyatakan bahwa tahun 2026 merupakan momen baginya untuk lebih memprioritaskan kesehatan dan mencintai diri sendiri. Dalam unggahan di Instagram pada awal tahun, ia menulis bahwa ia ingin menjalani hidup dengan lebih sederhana, "Tahun ini adalah tentang merawat diri dan mencintai diri sendiri. Tanpa riasan. Tanpa filter."
Schumer mengajak pengikutnya untuk lebih menghargai kesehatan, keluarga, dan orang-orang terdekat. Perjalanan kesehatan yang ia alami selama beberapa tahun terakhir menjadi salah satu alasan mengapa ia kini lebih terbuka dalam membagikan pengalaman mengenai penyakit, penurunan berat badan, dan proses pemulihan yang telah dilaluinya.