Edukasi

Mahasiswa UMS Ciptakan Sekolah Berbasis Energi Surya dan Sabet Lima Medali Nasional

Kamis, 09 April 2026, 09:55 WIB 4 views 2 menit baca
Mahasiswa UMS Ciptakan Sekolah Berbasis Energi Surya dan Sabet Lima Medali Nasional
Bagikan:

Tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkenalkan inovasi pendidikan yang unik dengan mendirikan sekolah pintar yang memanfaatkan energi surya. Konsep ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan akses pendidikan, tetapi juga untuk mendukung keberlanjutan lingkungan. Melalui inisiatif ini, tim mahasiswa berhasil membawa pulang lima medali dari kompetisi tingkat nasional yang menunjukkan kualitas inovasi dan dedikasi mereka.

Inovasi ini lahir dari pemikiran untuk menciptakan solusi pendidikan yang ramah lingkungan di tengah meningkatnya kebutuhan akan energi terbarukan. Menurut ketua tim, Ahmad Fauzi, "Kami ingin menciptakan sekolah yang tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan contoh nyata tentang pentingnya menjaga lingkungan." Dengan memanfaatkan panel surya, sekolah ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada sumber energi konvensional.

Proyek ini tidak hanya melibatkan mahasiswa teknik, tetapi juga mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu lainnya, yang berkolaborasi untuk menciptakan sebuah model sekolah yang inovatif. Mereka mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi dalam proses pembelajaran di sekolah pintar ini, sehingga siswa dapat belajar dengan cara yang lebih interaktif dan menyenangkan.

Salah satu anggota tim, Siti Nurani, menyatakan, "Kami ingin siswa merasa terlibat aktif dalam proses belajar dan memahami bagaimana teknologi dapat berkontribusi pada keberlanjutan." Dengan pendekatan ini, diharapkan siswa dapat lebih memahami pentingnya menjaga lingkungan sambil tetap mendapatkan pendidikan yang berkualitas.

Keberhasilan tim UMS dalam meraih lima medali pada kompetisi nasional menjadi bukti nyata dari hasil kerja keras dan inovasi yang telah mereka ciptakan. Dalam ajang tersebut, tim mendapatkan penghargaan untuk kategori inovasi teknologi pendidikan yang dinilai oleh para juri yang terdiri dari akademisi dan praktisi di bidang pendidikan dan lingkungan.

Dalam penutupan, Ahmad Fauzi mengungkapkan harapannya agar inovasi ini dapat menjadi contoh bagi institusi pendidikan lainnya dalam mengembangkan sekolah berbasis energi terbarukan. "Kami berharap ide ini bisa menginspirasi lebih banyak orang untuk peduli terhadap lingkungan dan menerapkan teknologi yang ramah lingkungan dalam pendidikan," ujarnya.

Inisiatif ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi siswa, tetapi juga bagi masyarakat di sekitar yang mulai menyadari pentingnya pengembangan pendidikan yang berkelanjutan. Rencana ke depannya, tim mahasiswa UMS berkomitmen untuk melanjutkan proyek ini dengan pengembangan lebih lanjut, serta menyediakan pelatihan bagi guru-guru untuk mengimplementasikan konsep sekolah pintar berbasis energi surya di berbagai daerah.

D

Penulis

Danendra Surya

Penulis di Filter Berita

Berita Terkait