Kesehatan

Gaya Pernikahan Teuku Rassya dan Cleantha Islan yang Memukau dengan Sentuhan Adat Aceh

Selasa, 14 April 2026, 01:18 WIB 9 views 2 menit baca
Gaya Pernikahan Teuku Rassya dan Cleantha Islan yang Memukau dengan Sentuhan Adat Aceh
Sumber gambar: lifestyle.kompas.com
Bagikan:

Pernikahan antara Teuku Rassya dan Cleantha Islan baru-baru ini mencuri perhatian publik, tidak hanya karena keduanya merupakan figur publik, tetapi juga karena pelaksanaan-upacara yang mengangkat adat Aceh dengan sangat khas. Acara sakral ini berlangsung penuh khidmat dihadiri oleh keluarga dan kerabat dekat, serta tamu undangan yang datang untuk memberikan doa dan restu.

Pernikahan ini menarik perhatian dengan sejumlah elemen penting yang mencerminkan budaya Aceh. Di antaranya adalah penggunaan busana tradisional yang melambangkan kekayaan dan keanggunan budaya lokal. Teuku Rassya mengenakan baju kurung Aceh yang dipadukan dengan sarung, sedangkan Cleantha Islan tampil menawan dengan gaun pengantin yang terinspirasi oleh kebudayaan Aceh, lengkap dengan ornamen yang mencolok.

Salah satu saksi mata, yang hadir di pernikahan tersebut, menyatakan bahwa “suasana di dalam gedung sangat meriah, setiap detil diatur dengan sangat baik dan membuat kita merasa berada dalam nuansa Aceh yang sebenar-benarnya.” Ini menunjukkan betapa pernikahan tersebut tidak hanya sekadar momen personal, tetapi juga merupakan perayaan budaya yang harus dilestarikan.

Selain busana, prosesi pernikahan juga diwarnai dengan ritual adat yang khas, seperti prosesi 'tepung tawar' yang merupakan simbol doa dan harapan bagi pasangan pengantin. Dalam acara ini, keluarga dan kerabat memberikan restu kepada pengantin dengan mengucurkan air ke kepala mereka, menyimbolkan perlindungan serta kesucian dalam membangun rumah tangga.

Teuku Rassya dan Cleantha Islan juga menonjolkan unsur musik tradisional dalam resepsi pernikahan mereka. Pertunjukan alat musik Aceh seperti gambus dan rapai memberikan nuansa yang lebih mendalam, menghidupkan kembali tradisi yang telah ada sejak zaman dahulu. Seorang anggota keluarga mengatakan, “Musik tradisional ini menambah keindahan dan keunikan momen bahagia kita, sekaligus memperkenalkan budaya Aceh kepada para tamu.”

Hari bahagia ini tidak hanya menjadi momen bagi pasangan, tetapi juga menjadi ajang bagi pengantin untuk memperkenalkan budaya Aceh kepada kerabat dan teman-teman mereka. Dengan demikian, tradisi yang diusung dalam pernikahan ini diharapkan bisa menginspirasi generasi muda untuk terus melestarikan budaya lokal mereka.

Secara keseluruhan, pernikahan Teuku Rassya dan Cleantha Islan menggabungkan elemen modern dan tradisional dengan sangat harmonis. Kebahagiaan mereka terpancar dari setiap momen yang dibagikan, dan merayakan cinta mereka dengan cara yang sangat bermakna serta penuh rasa hormat terhadap akar budaya mereka.

Ke depan, mungkin akan ada lebih banyak lagi pasangan yang terinspirasi untuk mengambil pendekatan serupa dalam pernikahan mereka, mengingat pentingnya mengedepankan kearifan lokal dan tradisi dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam merayakan cinta.

Tags: Belum ada tag pada artikel ini
T

Penulis

Theresia Agatha Lestari

Penulis di Filter Berita

Berita Terkait